Export & Import Multi Database MySQL di phpMyAdmin

Cara Export dan Import Multi Database MySQL Ukuran Besar di Localhost phpMyAdmin XAMPP
Export & Import Multi Database MySQL di phpMyAdmin
Kongsi di

Video ini membahas panduan lengkap cara export dan import multi database MySQL menggunakan phpMyAdmin di localhost. Tutorial disusun secara bertahap mulai dari proses backup beberapa database sekaligus, export database ke file SQL, hingga import kembali ke server localhost atau lingkungan development lainnya.

Materi yang dibahas meliputi persiapan sebelum export database, cara export satu atau banyak database MySQL, pengaturan format SQL, import database menggunakan phpMyAdmin, restore database, mengatasi error saat proses import, troubleshooting, serta tips agar proses backup dan restore database berjalan dengan aman dan efisien.

Tutorial ini cocok bagi pemula maupun developer yang menggunakan XAMPP, Laragon, MySQL, MariaDB, phpMyAdmin, PHP, Laravel, CodeIgniter, WordPress, maupun framework PHP lainnya. Teknik export dan import database ini sangat bermanfaat untuk proses migrasi, backup, deployment, serta pemindahan project dari satu komputer ke komputer lainnya.

Video ini merupakan bagian dari playlist Database & Pemrograman yang membahas berbagai tutorial pengelolaan database, pengembangan aplikasi web, konfigurasi localhost, administrasi MySQL, serta implementasi project menggunakan PHP dan MySQL.

Untuk melakukan import database dengan ukuran yang besar di mysql menggunakan phpmyadmin memang memerlukan teknik khusus. Cara ini bisa digunakan untuk import dan export banyak database MySQL sekaligus atau satu database saja yang berukuran besar.

Jika mengexport banyak database maka akan menghasilkan 1 file database yang berformat .sql yang didalam nya adalah database-database yang telah di export, setelah di import semua database tersebut akan tetap sama dalam jumlah nya, hanya file backup nya saja yang digabungkan.

Export & Import Database MySQL Ukuran Besar

Bagi yang pernah implementasi aplikasi dengan ukuran/size database yang besar mungkin hal ini merupakan kendala dikala proses import/upload database ke server (dalam hal ini shared hosting/server dengan upload limit tertentu).

Webserver akan memberikan ukuran maksimal file untuk upload dan waktu prosesnya (runtime), apabila besar file melebihi limit maka file tersebut tidak bisa dipaksakan untuk diupload melalui metode http (misalnya: phpmyadmin) dan apabila proses ekseskusi script melebihi batas juga script akan berhenti dan otomatis proses tidak akan berjalan 100%.

Untuk dapat melakukan import database dengan ukuran yang besar kita harus melakukan konfigurasi pada dua file yang ada di xampp yaitu file php.ini yang ada di folder C:/xampp/php dan file my.ini yang ada di folder C:\xampp\mysql\bin.

Lokasi folder tersebut adalah dengan asumsi anda meng-install xampp pada drive C dan dengan nama folder xampp. Berikut adalah langkah dan pengatutan yang harus kita lakukan:

1. EXPORT DATABASE (Multi database/Database ukuran besar) : PC 1

2. PENGATURAN APACHE XAMPP (php.ini) : PC 2

- memory_limit = 512M (custom) Maksimal ukuran memori yang di eksekusi

- upload_max_filesize = 512M (custom) Maksimal ukuran file yang di upload

- post_max_size = 512M (custom) Maksimal post file yang dieksekusi

- max_execution_time = 0. Mematikan waktu limit upload file, ubah jadi 0 agar tidak ada limit.

3. PENGATURAN MYSQL (my.ini) : PC 2

- max_allowed_packet

Maksimal ukuran paket pada script

4. PENGATURAN CONFIG PHPMYADMIN (config.inc.php ATAU config.default.php)

Pengaturan ini ketinggalan pada video tutorial, ini berguna agar waktu limit phpmyadmin memproses data dimatikan saat upload file besar di localhost. Berikut settingan nya:

  • Buka XAMPP, klik config pada module Apache, pilih phpMyAdmin config.inc.php ATAU phpMyAdmin config.default.php
  • Cari: $cfg['ExecTimeLimit'] = 600 (nilai 600 ini kadang berbeda untuk setiap XAMPP)
  • Ubah menjadi: $cfg['ExecTimeLimit'] = 0
  • Jika tidak ditemukan, silahkan ditambahkan: $cfg['ExecTimeLimit'] = 0; 

5. RESTART APACHE DAN MYSQL : PC 2

6. IMPORT DATABASE (Memakan waktu lama jika ukuran database & jumlahnya besar) : PC 2

7. UPGRADE DATABASE : PC 2

Tahap ini juga tidak ada di video tutorial dibawah, jadi admin tambahkan disini. Jika versi php atau mysql di PC 2 berbeda dengan versi PC 1, teman-teman perlu melakukan upgrade my sql agar database yang di import bisa sinkron dengan versi mysql yang digunakan. Caranya:

  • Buka XAMPP, klik shell pada menu XAMPP
  • Ketik: mysql_upgrade;
  • Lalu enter dan tunggu proses upgrade database (lama proses tergantung pada ukuran database)

8. RESTART APACHE DAN MYSQL : PC 2

9. SELESAI.


Video Export & Import Database Ukuran Besar di Xampp PhpMyAdmin

Artikel Terkini

Kategori Kemasukan

Tag Carian

MC Project Official Store

Kedai Produk Digital & Perkhidmatan Freelance